Friday, June 10, 2011

Welcome to Megapolitan

Tulisan ini aku buat di sela-sela kesibukanku di kantor.
Saat menjadi orang pertama yang datang meeting, dan masih menunggu kehadiran peserta rapat lainnya.

Sunyi, dingin, sendiri..
Entah mengapa, perasaan saat ini seakan menjadi cermin dari apa yang aku rasakan atas kehidupan di Jakarta selama beberapa bulan terakhir. Well, memang 'ndak sebegitunya sih, tapi sedikit banyak memang seperti itu.

Hiruk pikuk kehidupan di kota metropolis ini masih mematrikan unsur keterkejutan dalam diriku, yang sampai Februari kemarin masih berdomisili di kota minyak, Balikpapan. It's totally different. The people, the working pace, the attitude, the air and pollution, the customs, everything seems so dramatically different and as though these two cities exsist in such a different dimension...

I just miss my old times, when I still have time to read some books, when I still have opportunity to exercise in the morning and/or in the evening without concerning about my rest time. When I have a lot of spare times to simply be alone and enjoy that particular time, and also of course when I have the luxurious options of time to take my private session with my Father Lord.

In Jakarta, everyone seems to be chased by something. Like there's no second chances. Like there's no mercy for the losers. Like there's no place for simply trust others. Like there's no option to be an easy-goer. Like there's no life...


Yeah, I know it's so much exaggerating the situation.
I do know some people that really enjoy Jakarta and live happily in this big city.

Like one of the quotation that I read before (forget where and when :p) :
"Heaven. It isn't the matter of where you are. It is where your heart is."

Hmm, I guess that's quite true. I'm here in Jakarta, but I can't find



Semoga...


Wednesday, June 08, 2011

Tentang cita-cita

Pagi ini hati merasa agak trenyuh gara-gara melihat sebuah foto yang dipasang di facebook seorang teman lama waktu kuliah dulu...

Judulnya so catchy : Langit Impian...

Setelah melihat foto itu, jadi bertanya sama diri sendiri, kapan ya terakhir kali aku memikirkan cita-citaku sendiri...

Waktu kecil aku ingin jadi Uskup...
Masuk SD, aku ingin jadi pilot...
Bertahan sampai SMP, aku tetap ingin jadi pilot...
Masuk SMA, pengaruh lingkungan, berniat jadi tentara...
Lulus SMA, akhirnya memilih kehidupan sipil, dan mencoba kembali ke arah penerbangan...

Tes di Curug...
Administrasi, lolos...
Kesehatan 1, lolos...
Kemampuan akademik, lolos...
Kesehatan 2, lolos...
Uji bakat terbang... tidak lolos... :(
OK, it's not my path, then.


Selanjutnya mengikuti perkuliahan di FEUI Depok...
Bermimpi menjadi High-Level International Financial Executive...

Lulus kuliah,
Apply di Bank A...
Apply di Bank B...
Apply di Sekuritas C...
Apply di Insitusi D...
Apply di Perusahaan E...
Apply di Asuransi F

Semuanya masih proses, dan selang beberapa minggu menunggu wisuda, muncul panggilan tes di Perusahaan G..
Ujiannya cepat, status lulus seleksi, remunerasi menarik, dan jadilah aku seorang Account Manager...

Sampai tiga bulan lalu, akhirnya kebutuhan organisasi mengantarkan aku ke posisi baru (posisi yang sekarang) : Business Consultant (well, actually the official title is "Principal", but basically it's just the same :p)



Kembali ke topik utama,
akhir-akhir ini agak lebih sering berpikir, sudahkah keberadaanku yang sekarang memenuhi hasrat terdalam yang pernah ada?
Pertanyaan ini tentunya muncul karena ada indikasi sesuatu tersebut jujur belum terpenuhi....

Alasan klasik, kebutuhan, adanya yang masih perlu ditopang, dan kurangnya keberanian membuat diri ini mengurungkan niat untuk bertanya dengan lebih gencar....


Foto ini..
Alangkah irinya aku dengan mereka yang lugu.. Polos.. bebas menentukan isi hati, tak terkekang oleh lingkungan dan tradisi...


Aku hanya iri, karena saat ini aku belum bisa tersenyum seperti mereka,
Namun aku percaya, bahwa jalan yang ada bukan jalan yang sia-sia :)





PS : Sukses dan goodluck buat Roy (salah satu putra terbaik FEUI dan negeri ini, yang memilih berbakti untuk membagikan ilmu dan impian untuk bocah-bocah pedalaman yang hampir terlupakan)..
Your dream is awesome, bro! And you're about to reach it!