Friday, August 22, 2025

Acknowledge Your Time and Place

AHCC2025 dan perjalanan pulang dari Sentul sore ini memberikan waktu bagiku untuk kembali berpikir dan merenung. Apa yang sebenarnya terjadi dalam hidupku? Apa sebenarnya status parameter-parameter hidupku sejauh ini?

Satu hal yang pasti, kedamaian hati tidak bisa didapatkan melalui suatu pemaksaan. Segala sesuatu ada waktunya, dan ternyata kusadari bahwa Segala sesuatu ada tempatnya.

Semoga ke depannya, aku bisa semakin bijak dalam memahami mana yang menjadi waktu dan tempatku, dan mana yang tidak.

Terima kasih Kelompok 5, kalian luar biasa!

Monday, January 25, 2021

After so many while 


Oh my! This blog still works! Up and running, my friend.

Tuesday, April 03, 2012

Mencoba meja yang berbeda

Pagi ini ndak langsung ke Kramat,
tapi ke XPrins, karena ada pekerjaan yang mesti diurus lewat agen external (;P)

Lagi nyoba meja-nya Mas Sarji.
Enak juga meja di sini, suasananya agak-agak sunyi...
Senang rasanya dalam keheningan di sini.

Masih pagi, jadi masih bisa sambil fesbuk-an...
Malah ada si dia lagi.. Senyummm :))))
Galau mode deh gw pagi-pagi!

Oh, marilah kita bekerja.
Kerja, Nal!
Kerja!!!

Monday, April 02, 2012

Terima kasih Tuhan Yesus

Hari ini, Senin tanggal 2 April 2012.. Aku sungguh bersyukur kepada Tuhan.
Sungguh Bapa, hari ini aku merasakan kasih dariMu.
begitu berat persoalan dan problem yang aku rasakan pagi ini..
Begitu tidak tenangnya aku pagi ini, begitu beratnya hati dan jiwaku ketika aku bangun dari subuh tadi..
Sungguh Bapa, aku kehilangan arah, dan aku tidak tahu bagaimana aku akan mampu melewati hari ini.

Tapi seiring jalannya waktu Tuhan,
aku jadi sadar bahwa sekalipun aku hampir melupakan Engkau, Engkau sungguh ada dan memperhatikan aku.
Aku sadar Bapa, sekalipun begitu jahatnya aku padaMU,
betapapun aku telah menghujat dan menyakiti hatiMu,
Engkau tetap mengasihi aku.. Engkau tetap mengulurkan tanganMu padaku..

Semakin hari berakhir, tanpa aku sadari bahwa Engkau sungguh telah mengatasi masalah-masalahku..
Semua persolan yang tadinya begitu besar bagiku di pagi hari, perlahan telah Engkau kikis

Terima kasih Tuhan,
aku tahu aku masihlah seorang manusia lemah,
seorang pria yang masih sangat lemah ketika menghadapi nafsu duniawinya
seorang manusia yang masih akan kerap menghadapi berbagai cobaan..


Tapi malam ini aku berdoa dan menyapaMu Bapa,
malam ini aku ingin sekali lagi memanggil Engkau Abba,
aku ingin mendapat izin untuk menjatuhkan diri di pelukanMu dan merasakan betapa erat, betapa hangat rasa sayangMu kepadaku.


Tuhan Yesus,
minta tolong, agar Engkau berkati juga keluargaku.
Tolong berkati dan jaga Pap ya Tuhan. Sungguh aku mengasihi Pap, dan aku menyerahkan dia kepadaMu..
Well, juga kepada Eve Engkau bantu sembuhkan dia juga Bapa.
Teman, Tuhan..

Bapa, dalam kesempatan ini, sekalian juga aku ingin minta petunjuk dan kebijaksanaan dariMu.
Sungguh aku tidak mengerti bagaimana mengelola uangku. Yang sesungguhnya adalah uangMu, Tuhan.
Bapa, begitu terikat hatiku kepada uang, begitu berat rasa khawatirku terhadap kebutuhan dunia..

Mohon ya Tuhan, Engkau mau buka mataku, Engkau mau buka hatiku ya Bapa..
Tunjukkan jalannya Bapa, bagaimana agar aku sungguh jadi anak yang membuat Engkau tersenyum.
Aku ingin menyenangkan hatiMu, Tuhan.



Yesus,
aku sayang padaMu
Terima kasih


Tuhanlah gembalaku, dan aku tak akan kekurangan..
'cause I can see the light, that is coming for the heart that holds on
and There will be an end for this trouble but until that day comes
still i will praise You. Still i will praise You.


Amin.

Wednesday, March 07, 2012

Aku di Sydney

Sendiri di tengah malam ini, diluar hujan cukup deras.
Masih belum bisa tidur, terlalu banyak yang dikhawatirkan.
Weker sudah berbunyi dua kali, tapi tak ada guna, toh aku sudah bangun..

Sedang galau, sebagaimana memang akhir-akhir ini..
Binging menentukan pilihan, serasa usia belum benar-benar jadi cerminan
Lalu entah harus bagaimana??

Just wanna run,
Ada yang baru bisakah dijalani? Ada yang masih terpendam di hati, tak bisa dipungkiri, ada pula kisah lalu yang rasanya masih menyimpan pilu...
Tapi harus maju terus...

Ah mengapa jadi meracau seperti ini?
Biarin saja, toh tulisan ini tak akan terbaca oleh siapapun
Aku adalah penguasa duniaku, dan dalam duniaku aku berkuasa


Selamat malam dunia

Friday, June 10, 2011

Welcome to Megapolitan

Tulisan ini aku buat di sela-sela kesibukanku di kantor.
Saat menjadi orang pertama yang datang meeting, dan masih menunggu kehadiran peserta rapat lainnya.

Sunyi, dingin, sendiri..
Entah mengapa, perasaan saat ini seakan menjadi cermin dari apa yang aku rasakan atas kehidupan di Jakarta selama beberapa bulan terakhir. Well, memang 'ndak sebegitunya sih, tapi sedikit banyak memang seperti itu.

Hiruk pikuk kehidupan di kota metropolis ini masih mematrikan unsur keterkejutan dalam diriku, yang sampai Februari kemarin masih berdomisili di kota minyak, Balikpapan. It's totally different. The people, the working pace, the attitude, the air and pollution, the customs, everything seems so dramatically different and as though these two cities exsist in such a different dimension...

I just miss my old times, when I still have time to read some books, when I still have opportunity to exercise in the morning and/or in the evening without concerning about my rest time. When I have a lot of spare times to simply be alone and enjoy that particular time, and also of course when I have the luxurious options of time to take my private session with my Father Lord.

In Jakarta, everyone seems to be chased by something. Like there's no second chances. Like there's no mercy for the losers. Like there's no place for simply trust others. Like there's no option to be an easy-goer. Like there's no life...


Yeah, I know it's so much exaggerating the situation.
I do know some people that really enjoy Jakarta and live happily in this big city.

Like one of the quotation that I read before (forget where and when :p) :
"Heaven. It isn't the matter of where you are. It is where your heart is."

Hmm, I guess that's quite true. I'm here in Jakarta, but I can't find



Semoga...


Wednesday, June 08, 2011

Tentang cita-cita

Pagi ini hati merasa agak trenyuh gara-gara melihat sebuah foto yang dipasang di facebook seorang teman lama waktu kuliah dulu...

Judulnya so catchy : Langit Impian...

Setelah melihat foto itu, jadi bertanya sama diri sendiri, kapan ya terakhir kali aku memikirkan cita-citaku sendiri...

Waktu kecil aku ingin jadi Uskup...
Masuk SD, aku ingin jadi pilot...
Bertahan sampai SMP, aku tetap ingin jadi pilot...
Masuk SMA, pengaruh lingkungan, berniat jadi tentara...
Lulus SMA, akhirnya memilih kehidupan sipil, dan mencoba kembali ke arah penerbangan...

Tes di Curug...
Administrasi, lolos...
Kesehatan 1, lolos...
Kemampuan akademik, lolos...
Kesehatan 2, lolos...
Uji bakat terbang... tidak lolos... :(
OK, it's not my path, then.


Selanjutnya mengikuti perkuliahan di FEUI Depok...
Bermimpi menjadi High-Level International Financial Executive...

Lulus kuliah,
Apply di Bank A...
Apply di Bank B...
Apply di Sekuritas C...
Apply di Insitusi D...
Apply di Perusahaan E...
Apply di Asuransi F

Semuanya masih proses, dan selang beberapa minggu menunggu wisuda, muncul panggilan tes di Perusahaan G..
Ujiannya cepat, status lulus seleksi, remunerasi menarik, dan jadilah aku seorang Account Manager...

Sampai tiga bulan lalu, akhirnya kebutuhan organisasi mengantarkan aku ke posisi baru (posisi yang sekarang) : Business Consultant (well, actually the official title is "Principal", but basically it's just the same :p)



Kembali ke topik utama,
akhir-akhir ini agak lebih sering berpikir, sudahkah keberadaanku yang sekarang memenuhi hasrat terdalam yang pernah ada?
Pertanyaan ini tentunya muncul karena ada indikasi sesuatu tersebut jujur belum terpenuhi....

Alasan klasik, kebutuhan, adanya yang masih perlu ditopang, dan kurangnya keberanian membuat diri ini mengurungkan niat untuk bertanya dengan lebih gencar....


Foto ini..
Alangkah irinya aku dengan mereka yang lugu.. Polos.. bebas menentukan isi hati, tak terkekang oleh lingkungan dan tradisi...


Aku hanya iri, karena saat ini aku belum bisa tersenyum seperti mereka,
Namun aku percaya, bahwa jalan yang ada bukan jalan yang sia-sia :)





PS : Sukses dan goodluck buat Roy (salah satu putra terbaik FEUI dan negeri ini, yang memilih berbakti untuk membagikan ilmu dan impian untuk bocah-bocah pedalaman yang hampir terlupakan)..
Your dream is awesome, bro! And you're about to reach it!

Monday, September 13, 2010

US Open 2010

Tadi malam rada begadang...
Nggak sepenuhnya full bangun sih,tapi agak-agak suka bangun ndak jelas dan langsung cek status. Bukan status facebook, tapi status US Open 2010!

Penasaran aja sama performance-nya Nadal (yeah I'm quite a fan), dan harap-harap cemas si Rafa bisa meraih Career Grand Slam di turnamen kali ini.
Yup, dari 4 turnamen Grand Slam yang ada, doski sudah mengkoleksi gelar juara di 3 turnamen :




Australian Open,





French Open,





dan Wimbledon.



Which means, tinggal satu gelar lagi yang perlu dikejar, dan dia bakal jadi the youngest achiever for Career Grand Slam (citation needed :p).


Apapun hasilnya, juara baru akan lahir pagi ini.
Vamos Rafa!!!


Sunday, September 12, 2010

Tahan Menderita

Kemarin sore, tiba-tiba saja teringat materi pelajaran KN/KP (Kenusantaraan dan Kepemimpinan) jaman SMA dulu (sebuah SMA terpencil di Lembah Tidar nan sunyi).

Waktu itu sudah kelas 3, dan ujian cawu II.
Entah mengapa, semangat menghapal untuk mata ujian yang satu ini lagi menggebu-gebu-nya. Salah satu alasan yang aku ingat, ingin coba dapat nilai 100 (mantap!).
Bermacam-macam materi dibuat daftar ringkasannya, daftar poin-poinnya, dan flowchart-nya. Pokoknya rela begadang dan niat abizzz...
Well, the final result akhirnya memang tidak dapat 100 :(. Kalau ndak salah, 'hanya' dapat 94 atau 96 gitu. Tapi ada kepuasan sendiri dalam mengejar nilai itu...

Back to the present, apa yang ingin aku coba sharing adalah salah satu poin nilai seorang pemimpin. Namanya pemimpin, nilai-nilai yang dia punya pastinya positif semua lah ya. Lupa lengkapnya apa aja, tapi satu poin jadi trade-mark dan membekas tersendiri : TAHAN MENDERITA.

Pertama baca, wah apa lagi neh? Serem amat sih? Menderita, Loe aja kali!
Tapi, setelah permenungan dan pemikiran yang lebih lama dan mendalam, memang satu poin ini yang bikin unik seseorang.

Mari ambil satu contoh sederhana, kalau ada dua orang yang punya kemampuan kurang lebih setara, berkompetisi, lalu salah satu lebih unggul, apa yang membedakan?
Salah satu jawaban yang logis adalah karena si unggul itu melakukan sesuatu yang 'lebih' daripada yang tidak unggul.



Apa yang membedakan cowok dengan flat stomach dengan cowok yang 'family-pack'?
Simple, yang flat rutin sit-up tiap pagi dan sore, sementara yang 'packers' langsung santai dan beristirahat :p

Simple-nya : Tahan menderita.



Apa yang membedakan salesperson yang baik dan yang kurang baik?
Simple, yang satu mengorganisir pekerjaannya dengan baik, mengefisiensikan sales flow-nya, dan rajin. Sementara yang satunya, just let it flow...
Yang rajin tahan untuk melakukan satu call lagi. Satu saja call lagi. Dan satu call lagi. Sedangkan yang satunya, sudah memikirkan pulang, walaupun masih jam setengah empat dan bell ceklokan baru berbunya satu setengah jam lagi.

Simple-nya : Tahan menderita.



Apa yang membedakan orang yang baik dan yang kurang baik?
Simple, yang satu mau membantu orang lain. Sedangkan yang satunya lagi tidak.
Semua orang pasti punya masalah. Semua orang pasti punya alasan. Tapi hanya mereka yang bisa menahan diri dari kenikmatan quo-status lah yang benar-benar punya nilai lebih.

Simple-nya : Tahan menderita.



Well, ini sekedar pemikiran yang muncul kembali, setelah lama ter-endap.
Munculnya juga waktu mau mulai lari sore.
The end result of yesterday's jogging, waktu sudah mau menyerah, I keep saying to myself : "Tahan menderita! Tahan menderita! Tahan!"
Lumayan berhasil.

Bisa dicoba :)


------------------------


Btw, kalau-kalau saja sedang galau dan mulai lupa untuk apa 'ini', put your source of motivation!
Buat daku, it's my family...














Dan tentunya, si Cantik.. :)

Tuesday, April 06, 2010

Mari menawarkan

harus semangat untuk terus membuat penawaran...
jangan patah semangat...
pasti bisa!!!


~MinglingAround...~

Monday, August 31, 2009

(actually not yet) Coming back...

Sudah sekian lama sejak postingan terakhir kupasang di sini,
malam ini membaca-baca kisah yang lama, memandangi foto-foto teman baru, dan belum puas dengan prediksi masa depan yang ada...

Feel have no integrity, no ability to explode...
Confused, where's my energy?

Akankah kudapat kembali...?
Kapankah kualirkan kembali...?


Blanks...

Sunday, January 25, 2009

Reorganize

Hari ini imlek, tp gw malah ga ada kerjaan. Akhirnya nongkrongin acara2 olahraga di TV. It's been a long time since I cheer for Indonesian badminton's athletes. Thanks God, Nova/Lilyana shows great performances. They're really good.
Unfortunately, Chandra/Gunawan didn't achieve victory as their compatriot did. Quite a disappointment for me of course, but, to see how they (the unseeded couple) show fierce fight for the favorite Koreans, is already making me proud.

As for me, struggle -max maybe haven't been shown by my performance, and reorganizing, looks like, is the only option.

Go struggle !!!

Monday, December 22, 2008

Mobile

Nyoba testing with mobile technology...

Wednesday, July 09, 2008

Sidang...

Sudah - hampir pasti - ditetapkan, tanggal sidang daku adalah Sabtu, 19 Juli 2008.
Hmm, akhirnya selesai juga proses skripsi nan panjang tersebut (gimana nggak panjang, secara akademik gw tercatat 'mengurus' skripsi lebih dari 3 semester... Hoho, sungguh suatu contoh manajemen yang buruk untuk mahasiswa manajemen...

Tapi itu dulu (hope so... Ah yakin, pasti bisa!!!), sekarang konsentrasi untuk sidang.
Berikut ini adalah bacaan dan agenda wajib diri daku:
0. Analisis Efisiensi Reksa Dana Saham Di Indonesia Periode Tahun 2004-2006 Dengan Metode Data Envelopment Analysis (skripsi by Roclus)
1. Investment Analysis and Portfolio Analysis (textbook by Reilly)
2. Basic Financial Management (textbook by Keown)
3. Productivity and Efficiency (method book by Coelli - note: tidak didapat di kuliah, bener2 harus bukudidak nih...)
4. Lain-lain, di mana lain-lain itu mencakup:
a. Keadaan Indonesia (makro)
b. Manajemen Pemasaran
c. Manajemen Operasi
d. Manajemen SDM (alah mak jan)
e. Organisasi Industri
f. Lain-lain (again!)

yosh, demikian dulu jadwal saya. Saatnya mengurung diri di lantai 4 gedung tercinta (hmm, semoga tidak tergoda untuk kebanyakan menghibur diri di lantai 5)...

Caoo...

Saturday, July 05, 2008

Weddingnya Sila & Nova

Congrats buat kamu berdua,
jadi pingin cepet nyusul... :p

Semoga si Cantik cepat sembuh...

ps : thanx buat Ibun atas poto2nya :)





















The Church,
Paroki Hati Kudus, Kramat
















The Sopranos 'n Tenores
















AV'ers

Friday, June 20, 2008

As If There's No Better Timing!!!

Monitor komputerku rusak! Hmm, mungkin memang sudah tiba saatnya untuk mempensiunkan barang yang satu ini (termasuk CPU dll-nya mungkin?). Kalau dihitung-hitung, kompie tercintaku sudah berusia sekitar 6 tahun. Untuk produk kualitas menengah, tingkat depresiasinya mungkin sudah maksimum.

Rusak? It's tolerable. What upset me is the matter of the timing! Kayak nggak ada waktu yang lebih tepat aja untuk 'Byar-Pet'?
- Kenapa nggak waktu daku lagi aktif ber-RPG ria?
- Kenapa nggak waktu gw rajin begadang namatin Pilem Korea?
- Kenapa nggak waktu ogut buang-buang duit rental VCD 5 semalem?
- Kenapa nggak waktu eke nganggur di kamar n cuma leha-leha?
Kenapa justru harus sekarang waktu gw lagi NGEJAR DEADLINE SKRIPSI???

Oh gosh! Mungkin ini yang disebut takdir kosmik, ketika seorang insan tak dapat lari dari kejaran suratan semesta.
Namun orang baik-baik selalu menemui solusi tersendiri...
Atas berkat rahmat bantuan dan uluran kebaikan seseorang yang teramat perhatian terhadap daku, persoalan Monie-Monie yang satu itu untuk sementara dapat teratasi (ya eyalah, minjem laptop juga jangan kelamaan Bang! Tau diri, Lae'!)

Sampai saat tulisan ini ditulis, sudah 2 bab terkategori rampung-sebelum-revisi.
Nasib penulis selanjutnya?
Mari kita saksikan bersama, apakah semangat menggebu yang tercurah dalam emosi bukanlah sekedar ilusi dan fantasi, melainkan mampu untuk sungguh-sungguh terkristalisasi dalam materi...


Salam Shinobi...

Tuesday, June 17, 2008

Menulis dan Turki

Sudah lama juga ternyata daku tidak menulis, jika ditelaah dan dilihat lebih lanjut, tulisan (benar-benar "tulisan") terakhir yang daku buat adalah tertanggal 3 Februari 2008, which is kalau dihitung-hitung sudah 4 bulan lebih...

Bisa jadi faktor ini juga yang membuat daku tidak lancar dalam menyelesaikan tugas akhir perkuliahan (skripsi). Ya iyalah, kalo gak biasa nulis mana bisa lancar bikin karya ilmiah nan ribet gituh? Well, based on that thought, I think it's gonna be good to start doing the writing again (of course, regularly), jadi sekarang inilah hasilnya ^_@... (maksudnya sebelah mata gembira, sebelah lagi mumet, dan bibir tanpa ekspresi... OMG, sooo GJ)

Btw, kenapa ada selipan "Turki" di judul tulisan kali ini? Tidak lain dan tidak bukan adalah karena daku begitu kagum dan terperangah akan aksi terakhir 'pasukan sebelas' dari negara asal Sekolah Pribadi yang ada di Margonda Raya.
Yup, pertandingan Turki vs Republik Czek bisa jadi pertandingan paling dramatis yang pernah daku tonton.

Apa penyebabnya?
Penuh dengan gol kah? Oh tidak, partai Belanda-Prancis masih lebih kaya akan gol!
Penuh dengan pemain bintang kah? Oh jelas nggak. Wong nama paling familiar yang daku tau cuma si Milan Baros dari Czek. Itu pun dia duduk di bench (cadangan doang)
Penuh dengan kartu kah? Oh itu pun bukan. Kartu merah memang muncul dan cukup dramatis pula (kiper Turki lah yang terusir!). Tapi faktor kartu ini sekedar bumbu mitchin buat daku.
Lalu apa....???

Jawabannya: Semangat juang.
Yup, pertunjukkan 90 menit++ tersebut menggambarkan hasil apa yang bisa diraih oleh seseorang (dalam hal ini sesetim) apabila semangat juang dan jiwa tandingnya benar-benar dimaterialisasikan.

Secara singkat, first-half dari pertandingan ini tidak begitu menarik. Skornya 1-0 untuk Czek, dan secara pribadi daku memang menjagokan negeri pecahan tersebut. Mata pun sudah terlelap setengah, untung ada film-film malam di channel lain, jadi masih bisa mencuri-curi pandang. Satu-satunya yang bikin daku bela-belain nonton pertandingan ini adalah karena selama ini (di Depok) daku belum pernah sekalipun nonton pertandingan live :( Padahal, daku ngikutin skor-skornya dan mencoba terus update dengan ajang yang satu ini (bahkan sampe bikin score-sheet di Excel yang cukup menyita pikiran, maklum alur logikanya cukup bikin pusing bagi seseorang yang tidak terbiasa membuat program).

Nah, balik ke pertandingan, sampailah di menit ke-62, ketika Czek sekali lagi meluncurkan si bundar ke dalam gawangnya Vulkan (kiper Turki). Hohoho, udah gak ada harapan nih kelihatannya buat Turki. Mana bisa menang toh ya, udah menit segitu, ketinggalannya 2-0 lagi! Hmm, jadi tambah ngantuk nih. Satu-satunya cerita yang pernah daku dengar tentang tim yang bisa keluar dari situasi itu cuma si penyabet "Double Winner taun ini" dari negara asal sepak bola (yang secara syok-ish (maksudnya bikin syok) tidak ikutan piala bola ini.)

Eh, nyana dinyana gundah gulana (syair tak jelas sekedar penambah citarasa tulisan), Turki bisa juga ngisi satu gol di menit 75. Yah, oke lah, mungkin ketinggalan 2-0 nggak bagus juga buat publikasi. Jadi kasi daaaaahhhh... Tapi, buat menang? Hmm, susah kali, udah menit 80-an mana bisa 2 gol lagi?

Lhoo, all-out-of-a-sudden-death (kata terakhir gak usah diperdulikan), si Cech (kiper Czek, eh ternyata ada juga ding 1 lagi pemain yang daku kenal namanya selain si Baros, ya si Cek ini) melakukan kesalahan fatal. Bola udah ketangkep, trus kepeleset, yah jatohnya pas di kaki kapten Turki lagi, langsung aja si Kahveci menendang ringan... Goooolllll... Skor dua sama.
Hmm, menarik... Menarik... Seri juga ternyata. Ternyata bisa adu penalti neh, hohoho, patut ditonton. Ayo, bangun... Bangun...

And there goes the miracle, sesuai peraturan sepakbola, setelah terjadi gol, bola kembali dimainkan dari tengah lapangan (kick-off lagi), oleh tim yang kebobolan. Nah, entah ada cerita apa, tiba-tiba aja bola bisa direbut sama Turki, n in an instant (approximately two minutes) Mister Nihat Kahveci kembali menaklukan Mister Cek! Gilaaaaa!!! Tiga-Dua buat Turki Coy!
Mata udah nggak ada merem-meremnya lagi, cuma bisa bersorak-sorak semi mendesah (maklum Papa Mama dan Adik sudah terlelap, cuma sendirian nonton tipi sambil ngunyah sate kambing)... Dashyat!

Ternyata, drama belum berakhir, tim Czek yang kini syok-ed (merasa syok, pen.) sesuai dugaan penulis langsung menjadi lebih liar (ya iyalah kalo kalah berarti gak lulus ke babak selanjutnya). En the next drama happened on minute 90. Sang Vulkan (kiper Turki) diusir wasit. Halah... Garingks... Menit udah tinggal injury, tapi malah kehilangan kiper? Jangan-jangan dapet penalti nih si Czek? udah gitu, semua jatah substitusi sudah dipakai oleh Turki, dengan kata lain, tak boleh lagi ada pemain luar yang masuk ke dalam. Bleh, yang jadi kiper sekarang akhirnya seseorang lain yang daku tak tahu...

Ternyata...
tidak penalti :0

Dan, demikianlah, beberapa menit kemudian Turki secara dramatis dan mengagumkan lolos dari grup A, menemani Portugal (yang pada saat yang sama dicukur Swiss, 2-0. Hmm, baik hati amat ya Portu ama tim yang sudah pasti gak lolos. Gara-gara tuan rumah kali' ya, trus takut digebukin ama home-fan, jadi Kasi daaaaahhhhh....)


Enough,
koq jadi reportase pertandingan gini ya?
Well, moral of the story, once again, don't lose your spirit! You may lose your score, and you may lose your player. But never ever ever lose your spirit, and You can create miracles!
MU had proven it. Turkey had also proven it.


Salam Spirit!
~Halah, kok jadi ngerasa ngiklanin sebuah produk penambah tenaga gini yah?~

Wednesday, June 11, 2008

H-19

Yup, 19 hari lagi neh...

Semangat!!!

Saturday, May 31, 2008

New...

Tomorrow is a new day...
It's gonna be better than today...

Hari ini menikmati kesenangan sahaja

Friday, February 08, 2008

DATA??? SELESAIII!!!

Sujud syukur diriku haturkan di warnet tercinta dan ternggak-jelas ini...
Gimana tidak, telah jutaan (aih, lebai banget), maksudnya ratusan (kalo ini nggak lebai lhoo) jam telah daku habiskan dan gelontorkan...

Yang penting, sekarang semua data yang -harusnya- gw butuhkan sudah gw miliki...
Entah, apa yang akan terjadi selanjutnya, yang pasti, perjalanan panjang akan segera menjadi aral melintang yang seakan menjaga gerbang kelulusan diriku...

LEVEL ONE, COMPLETE!!!

Next Level...
LOADING...........



PS: Ucapan terima kasih (titipan dari si MiLo..)
1. Tuhan Yesus Kristus - yang dengan sabar menjaga dan menyediakan berkatNya bagi diriku... Daku janji akan lebih serius dan lebih beriman lagi...
2. Si Cantik - yang senantiasa menyemangati, mengusili, mem-bombo-i, dan membuat mata daku yang terjaga lebih lama... Tokcer dah... ROSOOO!@@@
3. Mbak-mbak Warnet - yang walopun jutek dan nggak lolos seleksi jadi CSO tapi tetep punya peran lah...
4. Mas-Mas Warnet - yang lebih bersahabat daripada Mbaknya, yang mengizinkan gw nyoba-nyoba komputer dulu, walopun sering nongol dan ngintip tanpa izin... Untung gw browser baik-baik!
5. Semua pihak yang telah membantu pelaksanaan pencarian data ini... Semoga, kumpulan data yang telah daku dapat membawa diriku kepada arah kedewasaan yang lebih baik...

Hidup Mahasiswa!!!